04
Nov
Muara Jawa – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menerima kunjungan kerja Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) ke Program Pelibatan & Pengembangan Masyarakat (PPM) yang berlokasi di Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, pada Kamis 29 Oktober 2026. Bertempat di Gedung Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Muara Jawa, kunjungan kerja ini menjadi momentum untuk berdialog dengan para penerima manfaat, melihat secara langsung pelaksanaan program PPM perusahaan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
Hadir pada kunjungan kerja ini Komisaris PT Pertamina (Persero) Nanik Sudaryati Deyang, Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) Raden Adjeng Sondaryani, Camat Muara Jawa Ramli, S.E., M.M., Senior Manager Drilling & Well Intervention (DWI) PHM Muhammad Sobirin, Kepala Lapangan Handil Central Processing Area (HCA) Bambang Yudhistira, beserta perwakilan dari pemerintah setempat, dan para penerima manfaat program PPM perusahaan.
Pada kunjungan ini, Dewan Komisaris Pertamina dan manajemen PHM menyerahkan sejumlah bantuan secara simbolis, sebagai bagian dari pelaksanaan program PPM untuk mendukung kebutuhan masyarakat, kegiatan pendidikan siswa, serta memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko karhutla. Bantuan meliputi sembako yang diberikan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pos Sektor Muara Jawa, Relawan Pemadam Kebakaran RT 1-5 Kelurahan Muara Jawa Ulu, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Muara Kembang. Selain itu, bantuan berupa kacamata untuk tiga sekolah yakni SDN 002 Muara Jawa, SDN 009 Muara Jawa, dan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al Istiqomah Muara Jawa. Serta, bantuan sarana dan prasarana penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pos Sektor Muara Jawa, Relawan Pemadam Kebakaran RT 1-5 Kelurahan Muara Jawa Ulu, dan MPA Kelurahan Muara Kembang.
Komisaris PT Pertamina (Persero), Nanik Sudaryati Deyang, mengapresiasi pelaksanaan berbagai program PPM yang merupakan bentukTanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PHM yang telah memberikan manfaat bagi masyarakat di Kecamatan Muara Jawa. Ia berharap program tersebut dapat terus dikembangkan dan diperluas sehingga menjangkau lebih banyak masyarakat serta mendorong lahirnya wirausaha baru. “Saya sangat mengapresiasi berbagai bantuan dan program yang telah diberikan Pertamina, khususnya PHM, di Kecamatan Muara Jawa. Ke depan, PHM dapat mendukung pengembangan akses pemasaran produk usaha masyarakat. Dengan demikian, produk-produk unggulan yang dihasilkan para pelaku usaha binaan tidak hanya dikenal di daerah asalnya, tetapi juga berpeluang menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional” ujarnya. Ia juga berharap jumlah program TJSL dapat ditingkatkan sehingga semakin banyak wirausaha baru yang tumbuh dan manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan dan berkesinambungan.
Senada dengan yang disampaikan oleh Nanik, Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) Raden Adjeng Sondaryani atau Inge begitu beliau akrab disapa, berharap agar Perusahaan dapat hadir lebih optimal melalui program-program PPM yang mampu mendorong lahirnya lebih banyak wirausaha (entrepreneur) di masyarakat. Ibaratnya, Pertamina tidak hanya memberikan “umpan”, tetapi juga “alat pancing” agar masyarakat memiliki kemampuan untuk mengembangkan potensi, menciptakan peluang usaha, serta tumbuh mandiri dan berdaya secara berkelanjutan.
Camat Muara Jawa Ramli, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pertamina, khususnya kepada PHM, atas bantuan dan dukungan yang selama ini diberikan kepada masyarakat di Kecamatan Muara Jawa. “Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan berbagai bantuan yang selama ini diberikan Pertamina kepada masyarakat. Kehadiran Pertamina telah memberikan kontribusi positif bagi pembangunan dan perkembangan Kecamatan Muara Jawa,” ujar Ramli. Ia berharap dukungan dan bantuan ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. “Semoga bantuan yang diserahkan hari ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kecamatan Muara Jawa,” imbuhnya.
Senior Manager Drilling & Well Intervention PHM, Muhammad Sobirin pada sambutannya mengatakan bahwa program PPM merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasi. “Bagi kami, keberhasilan operasi perusahaan tidak hanya diukur dari pencapaian produksi, tetapi juga dari kontribusi positif yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.
Menurut Sobirin, PHM menghadirkan program PPM yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, mengoptimalkan potensi lokal, serta mendorong kemandirian dan peningkatan kualitas hidup secara berkelanjutan. “Kami percaya bahwa kolaborasi yang kuat antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci agar manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas dan berkesinambungan,” ujar Sobirin.
Sobirin menyampaikan berbagai program PPM antara lain: Program Petani Mandiri Muara Kembang atau Penari Kembang, yang mengoptimalkan potensi sumber daya alam hasil hutan bukan kayu melalui pemanfaatan lidi nipa. Di bidang pendidikan, PHM menyelenggarakan Program Bantuan Pendidikan Mahakam yang telah menjangkau 96 mahasiswa dari Kecamatan Muara Jawa selama periode 2022–2025. Selain itu, ada Program UPPKA Sinergi dimana PHM mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga dengan melibatkan 23 perempuan dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Selain pemberdayaan ekonomi dan pendidikan, PHM juga memberikan dukungan terhadap upaya penanggulangan karhutla, berupa perbaikan mobil tangki air serta penyediaan peralatan keselamatan dan penanggulangan kebakaran,” imbuhnya.
Sobirin menegaskan bahwa Perusahaan berkomitmen untuk terus menjalankan kegiatan PPM yang inovatif, berdampak, dan berkelanjutan untuk mendukung peningkatan kapasitas dan kemandirian masyarakat.
PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) merupakan salah satu anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) di Zona 8 yang menjalankan pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di Wilayah Kerja Mahakam di Kalimantan Timur. Sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama bagi pemerintah Indonesia yang diwakili oleh SKK Migas, PHM bersama anak perusahaan dan afiliasi PHI lainnya terus melakukan beragam inovasi dan aplikasi teknologi untuk menghasilkan energi yang selamat, efisien, andal, patuh, dan ramah lingkungan demi mendukung keberlanjutan produksi migas nasional dan mewujudkan #EnergiKalimantanUntukIndonesia. Informasi lebih lanjut tentang PHM dan PHI tersedia di https://phi.pertamina.com.
