29
Jan
Samarinda – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menyerahkan bantuan pendidikan secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa dari 15 perguruan tinggi dan perwakilan dari sarjana pesisir dalam sebuah acara yang berlangsung di Samarinda, Kalimantan Timur pada Rabu (21/1/ 2026). Bantuan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan PHM, yaitu Program Bantuan Pendidikan Mahakam dan Pendampingan Sarjana Pesisir. Pada penyerahan kali ini, total penerima manfaat bantuan pendidikan ini berjumlah 99 orang.
Program Bantuan Pendidikan Mahakam merupakan bantuan pembiayaan pendidikan kepada mahasiswa yang sedang menempuh Pendidikan D3/D4/S1, S1 Linier Guru, dan S2 dari lima kecamatan di sekitar area operasi PHM dan berasal dari keluarga prasejahtera. Sedangkan Program Pendampingan Sarjana Pesisir diberikan kepada siswa-siswi SMA dan sederajat dari Kecamatan Anggana untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Acara penyerahan bantuan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara Sunggono, Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Kalimantan dan Sulawesi yang diwakili oleh Koordinator Formalitas dan Komunikasi Lely M. Sondakh, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pujianto, Camat Anggana Rendra Abadi, Camat Muara Jawa Muhammad Ramli, Camat Samboja Damsik, Camat Muara Badak yang diwakili oleh Kasi PMD Neneng Sri Yulianti, Camat Sanga-sanga M. Dachriansyah, serta Pjs General Manager PHM yang diwakili oleh Senior Manager Subsurface Development & Planning Susan Syahdina.
Dalam kesempatan tersebut, mewakili Pjs. GM PHM, Susan Syahdina menyampaikan bahwa Bantuan Pendidikan Mahakam dan Pendampingan Sarjana Pesisir merupakan bagian dari komitmen Perusahaan dalam pengembangan generasi muda tempatan di sekitar wilayah operasi melalui program CSR yang rutin dilaksanakan setiap tahun.
Menurutnya, program tersebut telah memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya keluarga prasejahtera di sekitar wilayah operasi Perusahaan. Program ini didukung oleh SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) sebagai induk perusahaan. “Kami menjalankan program-program CSR khususnya di bidang pendidikan yang bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda, di sekitar wilayah operasi Perusahaan,” ujar Susan.
Ia menambahkan, program-program CSR yang dijalankan Perusahaan bertujuan mendukung pencapaian di bidang pendidikan, sejalan dengan Pembangungan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 4 yakni pendidikan berkualitas yang inklusif dan merata. Susan juga mengungkapkan, pada tahun 2025 Bantuan Pendidikan Mahakam dan Beasiswa Sarjana Pesisir disalurkan kepada 19 penerima di Kecamatan Samboja, 37 di Muara Jawa, lima di Sangasanga, 28 di Anggana, dan 10 di Muara Badak. , serta menjangkau 15 perguruan tinggi di Samarinda, Balikpapan, dan Tenggarong. Dengan demikian, sejak program ini dicanangkan dan dijalankan pada 2018 hingga 2025, total penerima manfaat telah mencapai lebih dari 700 mahasiswa.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara, Sunggono, mengapresiasi PHM atas konsistensinya dalam menghadirkan program-program pendidikan yang merupakan investasi paling menjanjikan bagi masa depan. Ia juga memotivasi para penerima bantuan agar tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan PHM melalui sikap giat belajar, berperilaku baik, dan terus memiliki semangat untuk maju.
Koordinator Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Wilayah Kalimantan dan Sulawesi, Lely M. Sondakh, menyatakan bahwa Bantuan Pendidikan Mahakam ini menjadi wujud nyata komitmen industri hulu migas dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya di bidang Pendidikan. Sinergi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan industri hulu migas perlu terus diperkuat untuk mencetak generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan berwawasan lingkungan, demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, khususnya di Kalimantan Timur.
Sementara itu, Manager Communication Relations & CID PT Pertamina Hulu Indonesia, Dony Indrawan menyampaikan komitmen Perusahaan untuk terus mendukung pengembangan kapsitas dan kemandirian masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. “Keterbatasan akses terhadap pendidikan tinggi yang berkualitas masih menjadi tantangan bagi keluarga prasejahtera di sekitar wilayah operasi Perusahaan, termasuk di wilayah operasi PHM, PHSS, dan PHKT. Faktor ekonomi, keterbatasan geografis, dan kondisi sosial budaya menyebabkan banyak lulusan SMA yang belum dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi,” jelasnya.
Untuk itu, selain Program Bantuan Pendidikan Mahakam, PHI bersama anak-anak perusahaannya, termasuk PHM, membuka akses bagi putra-putri terbaik Kalimantan dari keluarga pra-sejahtera untuk memperoleh beasiswa penuh melalui Program Beasiswa Sobat Bumi Kalimantan (BSBK). “Kami percaya bahwa Program Bantuan Pendidikan Mahakam dan BSBK akan membuka peluang yang semakin luas bagi generasi muda di wilayah operasi untuk dapat menempuh pendidikan di perguruan tinggi yang berkualitas, sekaligus menyiapkan mereka sebagai agen perubahan bagi pengembangan dan kemajuan ekonomi daerah,” imbuhnya.
Dony menjelaskan bahwa program-program CSR di bidang pendidikan ini juga merupakan upaya dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat untuk mendukung keberlanjutan operasi dan produksi migas perusahaan yang penting bagi ketahanan energi nasional sesuai Asta Cita pemerintah.
PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) merupakan anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) yang menjalankan pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di Wilayah Kerja Mahakam di Kalimantan Timur. Melalui kerja sama dengan SKK Migas, PHM bersama anak perusahaan dan afiliasi PHI lainnya menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang inovatif di bidang Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan, Infrastruktur dan Tanggap Bencana guna mendukung pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). PHI berkantor pusat di Jakarta. Informasi lebih lanjut tentang PHI tersedia di https://phi.pertamina.com.
