15
Jan
Jakarta – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) kembali memberikan beasiswa penuh (full scholarship) melalui Program Beasiswa Sobat Bumi Kalimantan (BSBK) 2025 kepada 15 putra-putri terbaik Kalimantan untuk menempuh pendidikan tinggi di jenjang sarjana. BSBK ditujukan bagi mereka yang berasal dari keluarga prasejahtera di sekitar wilayah operasi perusahaan di Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan. Salah satu penerima beasiswa, Ricky Yusuf Fadilah, adalah lulusan SMK Syarif Hidayatullah Muara Badak, yang tumbuh dan besar di wilayah operasi hulu migas anak perusahaan PHI, yakni PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM).
Ricky, sapaan akrabnya, tak menyangka namanya diumumkan sebagai salah satu di antara penerima Program BSBK. Baginya tahun ini. Baginya, beasiswa ini tidak semata dimaknai sebagai dukungan finansial, melainkan sebagai bentuk kepercayaan, kesempatan, sekaligus tanggung jawab untuk terus bertumbuh dan memberikan nilai lebih bagi lingkungan sekitarnya. Ia yakin setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini akan membuka jalan menuju masa depan yang lebih besar bagi dirinya dan bangsa.
Menurutnya, proses seleksi BSBK menjadi pengalaman yang berkesan karena memberikan banyak manfaat sejak tahap awal proses seleksi. Usaha Ricky yang konsisten dan diiringi dengan doa berhasil menembus segala keterbatasan. “Selain memperoleh pengalaman baru, saya berkesempatan mengasah keterampilan public speaking serta memperluas jejaring dengan rekan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan,” ujar Ricky yang mengambil Program Keahlian Teknik Informatika ketika di bangku SMK.
Dengan beasiswa BSBK yang diterimanya, Ricky semakin optimistis dengan rencana dan langkahnya untuk dapat lulus tepat waktu dengan capaian IPK minimal 3,0 dari Program Studi Teknik Kimia Industri Politeknik Negeri Samarinda.
Ricky sangat mengapresiasi komitmen PHI beserta anak perusahaan dan afiliasinya dalam mendukung pengembangan pendidikan generasi muda di sekitar wilayah operasinya. Para penerima BSBK berasal dari sejumlah wilayah ring 1 operasi perusahaan di Kalimantan Timur, seperti Muara Badak, Muara Jawa, Samboja, Marangkayu, Anggana, dan Sanga-Sanga. Selain itu, penerima beasiswa berasal dari Tarakan, Kalimantan Utara, serta dari Murung Pudak, Kalimantan Selatan.
Manager Communication, Relations & CID PHI, Dony Indrawan, mengungkapkan komitmen Perusahaan untuk terus menjalankan program-program CSR di bidang pendidikan yang mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan sarana pendidikan, menguatkan institusi lokal, serta mengembangkan kapasitas sumber daya manusia di sekitar wilayah operasi Perusahaan. ”Di BSBK, penerima beasiswa mendapatkan bantuan biaya pendidikan SPP/UKT, bantuan biaya hidup dan penunjang, serta bantuan pengembangan kapasitas dan Aksi Sobat Bumi serta Desa Energi Berdikari Sobat Bumi (DEB SoBI) untuk meningkatkan kepedulian penerima beasiswa terhadap isu lingkungan,” paparnya.
Program yang dijalankan bersama Pertamina Foundation sebagai mitra pelaksana, didukung penuh anak-anak perusahaan PHI, yakni PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS), dan PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT). Acara inaugurasi Program BSBK 2025 berlangsung di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 17 November 2025, dengan dihadiri oleh perwakilan dari Pemprov Kalimantan Timur dan Pemkab Kutai Kartanegara, Direktur Utama PHI, Direktur Operasi Pertamina Foundation, serta Manager Umum dan Keuangan SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi. Program BSBK menyediakan dukungan komprehensif bagi para penerima, mulai dari pembiayaan SPP/UKT, bantuan biaya hidup, hingga pengembangan kapasitas yang berfokus pada isu lingkungan. Penerima BSBK juga akan mengikuti kegiatan Aksi Sobat Bumi serta Desa Energi Berdikari Sobat Bumi (DEB SoBI) yang bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Mereka akan berpartisipasi dalam kegiatan antara lain penanaman mangrove, pemungutan dan pengolahan sampah serta edukasi hidup ramah lingkungan ke sekolah-sekolah.
Para penerima BSBK 2025 saat ini mulai berkuliah di sejumlah perguruan tinggi di Kalimantan yang menjadi mitra program ini, yakni Universitas Borneo Tarakan, Universitas Mulawarman, Politeknik Negeri Samarinda, Institut Teknologi Kalimantan, dan Universitas Lambung Mangkurat.
PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) merupakan bagian Subholding Upstream Pertamina yang mengelola operasi dan bisnis hulu migas di Regional 3 Kalimantan yang meliputi Zona 8, Zona 9 dan Zona 10 sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam mencapai visinya menjadi perusahaan migas kelas dunia. Melalui anak perusahaan dan afiliasinya yang bekerja sama dengan SKK Migas, PHI menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang inovatif di bidang Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan, Infrastruktur, dan Tanggap Bencana guna mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan mewujudkan #EnergiKalimantanUntukIndonesia. PHI berkantor pusat di Jakarta. Informasi lebih lanjut tentang PHI tersedia di https://phi.pertamina.com.