PHI
QHSSE

QUALITY

Manajemen Quality merupakan kunci keberhasilan utama dalam mendukung tercapainya visi dan misi Perusahaan. Implementasi dari Manajemen Quality disokong oleh empat pilar utama, yakni Continuous  Improvement Program (CIP), System Management (SM), Knowledge Management (KM) dan Quality Management Assessment (QMA).

Continuous Improvement Program
Pilar CIP merupakan serangkaian kegiatan yang dilaksanakan untuk mendorong budaya inovasi untuk menghasilkan terobosan baru dan memberikan manfaat yang signifikan terhadap kegiatan bisnis dan operasi Perusahaan. Secara nyata, CIP PHI menghasilkan beragam inovasi telah tumbuh dan menghasilkan value creation hingga > USD 140 juta dalam satu tahun.
System Management
Proses bisnis di PHI telah terstandarisasi melalui sistem tata kelola yang terdokumentasi dengan baik. Kegiatan korespondensi secara efektif telah menggunakan teknologi digital melalui aplikasi khusus P-Office.
Knowledge Management
KM merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan untuk membangun budaya berbagi pengetahuan yang dimiliki oleh masing-masing individu melalui dialog, internal meeting, dan forum.
Quality Management Assessment.
Kegiatan QMA berfokus pada penilaian kinerja organisasi. Pengukuran kinerja PHI bersandar pada Kriteria Kinerja Ekselen Pertamina (KKEP).

Health, Safety, Security & Environment (HSSE)

PHI berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan operasi secara selamat, sehat, aman, dan berwawasan lingkungan dengan menerapkan standar yang tinggi terhadap aspek HSSE. Upaya ini dilaksanakan dengan meningkatkan aspek kesehatan kerja, mencegah kecelakaan kerja dan pencemaran lingkungan, mendorong zero lost time incidents (LTI), serta menihilkan gangguan keamanan untuk mendukung keberlangsungan bisnis. Aspek HSSE bukan hanya merupakan sebuah tujuan, namun merupakan sebuah budaya yang senantiasa dikedepankan dalam kegiatan operasi maupun kehidupan sehari-hari.

Dalam menunjang keberhasilan budaya HSSE, penerapan dilakukan melalui sebuah sistem manajemen berdasarkan siklus Plan Do Action Check (PDCA), yang dipantau secara langsung oleh Komite HSSE. Struktur Komite HSSE diketuai oleh Direktur Utama PHI dan General Manager Anak Perusahaan, yang menunjukkan HSSE merupakan sebuah prioritas bagi Perusahaan.

Indikator dan Capaian Kinerja HSSE

Penerapan aspek HSSE secara excellent dilaksanakan melalui indikator-indikator sebagai berikut:

Menurunkan angka Total Recordable Injury Rate (TRIR)
Dengan tantangan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang begitu krusial dalam proses operasi, PHI berhasil mencatatkan angka TRIR sebesar 0,40, melampaui batas maksimal yang ditargetkan. Perolehan ini secara terus menerus ditingkatkan dengan menurunkan tingkat TRIR sebesar 5% setiap tahunnya.
Peringkat beyond compliancePROPER HIJAU” dari KLHK
PHI senantiasa menjalankan upaya dan inovasi di bidang lingkungan. Keberhasilan PHI dalam hal pengelolaan aspek lingkungan telah mendapatkan predikat beyond compliance atau PROPER Hijau untuk 10 lapangan PHI Group. Predikat tersebut diperoleh dari Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan yang diterapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutahan (KLHK) Republik Indonesia.
level 7-8 dalam International Sustainabiliy Rating System (ISRS)
PHI mendapatkan rating ISRS series 8 level 7 untuk PHKT di tahun 2019 yang berlaku hingga tahun 2021. Tahun 2020, PHI juga mendapatkan rating ISRS series 8 level 7 untuk PHSS yang berlaku hingga tahun 2022.

  @Pertamina