PHI

Selasa, 14 September 2021

Semangat Tanggulangi COVID-19, Pertamina Hulu Indonesia Gelar Donor Plasma Konvalesen
Semangat Tanggulangi COVID-19, Pertamina Hulu Indonesia Gelar Donor Plasma Konvalesen

Jakarta – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), salah satu anak usaha dari Subholding Upstream Pertamina yang mengelola wilayah kerja Kalimantan mengadakan kegiatan donor plasma konvalesen, Sabtu (11/9), bertempat di Graha Elnusa, Jakarta. Ikhtiar kali ini juga bagian dari upaya PHI untuk membantu penanggulangan COVID-19 dengan tema “From Survivor Becomes Savior” dan merupakan kegiatan donor plasma konvalesen pertama kali di lingkup Subholding Upstream Pertamina, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

Direktur Utama PHI, Chalid Said Salim, yang hadir di lokasi pada acara itu, menekankan bahwa kesehatan dan keselamatan merupakan hal yang prioritas dan senantiasa dijalankan oleh PHI. “Itu sebabnya saya mendorong terus dilakukannya upaya-upaya kreatif dalam mencegah dan menangani COVID-19 di lingkungan PHI – Regional Kalimantan guna memastikan terjaganya kesehatan dan keselamatan seluruh pekerja dan mitra kerja beserta keluarganya,” kata Chalid.

Chalid memberikan apresiasi terhadap antusiasme pekerja PHI terhadap kegiatan donor plasma konvalesen ini. “Alhamdulillah, tingkat kepedulian pekerja PHI sangat tinggi, khususnya terhadap penanganan COVID-19. Di hari ini kami mencatat pendonor plasma konvalesen yang telah mendaftar sebanyak 44 peserta, sedangkan pendonor plasma non-konvalesen sebanyak 61 peserta,” kata Chalid, yang juga ikut mendonorkan darahnya.

Chalid berharap upaya PHI ini dapat menginspirasi pihak-pihak lainnya, baik dari keluarga besar pekerja, maupun perusahaan mitra kami, serta perusahaan-perusahaan lainnya agar ambil baguan dalam upaya penanganan COVID-19. 

Kepala Unit Donor Darah PMI DKI Jakarta, Dr. dr. Ni Ken Ritchie, M.Biomed memberikan apresiasi atas kegiatan donor darah yang dilaksanakan PHI. "Partisipasi bapak dan ibu sekalian menjadi donor darah sangat membantu persediaan stok darah di PMI," katanya.

Diakui dr. Ni Ken, permintaan plasma konvalesen memang mengalami lonjakan yang cukup tinggi, khususnya di bulan Juli kemarin pada masa lonjakan kasus positif COVID-19. Di samping itu, kondisi pandemi saat ini juga turut memberikan imbas pada ketersediaan kantong darah dengan menurunnya jumlah pendonor.

Harto Rahmat, salah satu pendonor plasma konvalesen dari PHI menceritakan bahwa dia menjadi donor atas dasar kepedulian. "Kalau dulu berdonor tujuannya untuk kesehatan, sekarang saya tergerak utamanya atas dasar keprihatinan melihat orang-orang di sekitar yang membutuhkan plasma konvalesen," katanya.

Kegiatan ini dijalankan dengan tetap mengedepankan protokol COVID-19. Seluruh peserta yang hadir sebelumnya telah menjalani screening test COVID-19 baik melalui swab rapid test antigen maupun dengan menggunakan GeNose.

Dalam kegiatan ini terkumpul 15 kantong plasma konvalesen dan 55 kantong darah non plasma konvalesen. Bersamaan dengan kegiatan donor darah, PHI juga menggelar kegiatan vaksinasi untuk keluarga pekerja dan juga mitra kerja.

  @Pertamina